Skip to main content
Daftar Isi ×

Recent Disqus

Pesan Saya Untuk Anda
Jika anda memperkecil tampilan Blog atau pada tampilan Hp terdapat menu Pilih. Anda bisa geser ke samping dan klik tulisannya untuk mendapatkan informasi tersebut.
Setelah melihat informasi ini dan Blog tidak bisa digulir, silahkan klik simbol rumah atau klik nama blog ini.

Tidur Nyenyak Di Keranda Mayat, Penunggu Kuburan Malah Tidur Selamanya

Seantero warga Dusun VIII Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, geger oleh kabar meninggalnya Suriono di areal tempat pemakaman umum (TPU) Hinai, Sabtu (20/2/2021).


Yang bikin geger, Suriono meninggal dunia di keranda mayat yang ada di TPU tersebut. Diduga, sebelum meninggal, Suriono tidur nyenyak di keranda tersebut.

Paur Subbag Humas Polres Langkat Aiptu Yasir Rahman, mengatakan, keberadaan Suriono di keranda mayat pertama kali diketahui oleh Prianto, seorang warga setempat yang sedang memanen buah sawit di kebunnya, yang letaknya persis bersebelahan dengan TPU tersebut.

Awalnya, Prianto mengira Suriono sedang tidur. Namun setelah memanen beberapa buah, Prianto mendekati Suriono. Betapa terkejut ia begitu tahu Suriono tak bergerak dan sudah tak bernyawa dalam posisi tidur telentang.

Karena takut, Prianto lantas memberitahu Herman, dan selanjutnya mereka berdua melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat setempat.

Suriono sendiri diketahui sudah tinggal di TPU tersebut sejak setahun belakangan. Orang-orang setempat sudah menganggapnya 'penunggu kuburan'.

Menurut keluarganya yang tinggal di kawasan Pasar Gunung Kecamatan Secanggang, ia mengalami gangguan jiwa.

Beberapa hari sebelum meninggal dunia di keranda mayat, Suriono sudah tak mau lagi makan kecuali hanya minum.
PERHATIAN: Jika anda ingin membagikan tulisan di blog ini lakukan dengan cara membagikan link nya atau dengan menekan tombol ikon media sosial di atas. Dan Jika anda ingin bertanya atau butuh bantuan bisa kontak dengan Klik Disini - Terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Komentar melalui facebook di sini